Sinopsis cuplikan, resensi, analisis, dan ringkasan karya sastra Karya-karya yang ada di sebagian atau ringkasan semata, untuk memudahkan para pengunjung dalam meninjau karya sastra yang agung. Tapi untuk novel dan puisi lengkap, silahkan beli buku-bukunya. Demi menghargai usaha keras, jiwa seni yang luhur, dan Diahidup pada zaman penjajahan Jepang dan Belanda. Pada tahun 1928, pengarang melahirkan sebuah novel yang berjudul“sengsara Membawa Nikmat”. Dari novel terssebut pengarang melukiskan/menggambarkan kehidupan masyarakat Minangkabau pada saat dijajah Jepang dan Belanda tidak jauh berbeda. Menganalisiskarya sastra berarti menguraikan Apresiasi Prosa novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar unsur-unsur fpembentuknya. Sehingga, makna keseluruhan karya sastra dapat dipahami. Selain itu, makna keseluruhan karya sastra hanya dapat diketahui dari hubungan struktur yang membangun karya sastra (unsur intrinsik). 1.2 Rumusan Masalah NovelAZAB DAN SENGSARA ini merupakan novel pertama terbitan BALAI PUSTAKA yang pertama sekali, yaitu sekitar tahun 1920. Novel yang bertemakan kawin paksa ini dikarang oleh Merari Siregar. Sepertinya penulis sangat menonjolkan suatu kesengsaraan dalam karya ini, sehingga si pembaca dapat terbawa oleh alur cerita ini. Sesuaidengan rumusan masalah diatas , penulis hanya akan membahas pengertian novel , perbedaan novel dengan cerpen , unsur instrinsik dari novel azab & sengsara yang mencakup tokoh , latar , penokohan , alur , sudut pandang , amanat dan gaya bahasa dan identifkasi dari novel azab dan sengsara diantara nya kebiasaan , adat dan etika , nilai April27th, 2018 - SINOPSIS DAN UNSUR INTRINSIK NOVEL AZAB dan SENGSARA Identitas Buku Judul Buku Azab dan Sengsara Karya Unsur unsur intrinsik Novel a Tema''Yudi Dalvia unsur Intrinsik Novel 5 CM 'contoh analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel april 22nd, 2018 - haihaihai guys ana punya contoh analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik NovelAzab dan Sengsara sangat menarik untuk dibaca karena didalamnya terdapat nilai-nilai adat yang ada di daerah Tapanuli, terdapat tuntunan yang baik untuk remaja dan juga terdapat motivasi bagi remaja agar tidak putus asa dalam menghadapi masalah. Serta dapa tmengambil sisi positif dari kisah Mariamin yang sangat mengharukan. NovelIndonesia secara resmi muncul setelah terbitnya buku Si Jamin dan Si Johan, tahun 1919, oleh Marari Siregar, yang merupakan novel saduran dari novel Belanda, kemudian pada tahun berikutnya terbit novel Azab dan Sengsara oleh pengarang yang sama; sejak itu mulailah berkembang sastra fiksi yang dinamai novel dalam khazanah sastra Indonesia. AZABDAN SENGSARA -- MERARI SIREGAR 116414016 novel-minang-giring-giring-perak Beni Irvan "Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat Apner Krei. 35651435 giring-giring-perak-makmur-hendrik SEJARAH TEORI KRISIS : SEBUAH PENGANTAR ANALISA MARXIS -- ANWAR SHAIKH primagraphology consulting. UnsurIntrinsik Novel. Unsur intrinsik novel merupakan unsur utama yang membangun novel dari dalam. Bisa dikatakan bahwa unsur intrinsik adalah unsur dalam cerita itu sendiri. Unsur tersebut tidak hanya satu, namuan ada banyak. Ada beberapa sub bagian yang mempunyai porsi tersendiri. 1. Tema. Tema merupakan ide atau gagasan utama dari sebuah novel. H82E. Sinopsis Novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar MJ Brigaseli ANALISIS NOVEL “AZAB DAN SENGSARA” KARYA MIRARI SIREGAR SamsulaminBlog Analisis novel Azab Dan Sengsara - Merari Siregar - AF-Production SINOPSIS NOVEL “AZAB DAN SENGSARA” karya Merari Siregar - PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI JARI KAMU √Contoh Buku Fiksi dan Nonfiksi Sinopsis Novel Azab dan Sengsara DOC ANALISIS NOVEL AZAB DAN SENGSARA KARYA MERARI SIREGAR Boedy Setiawan - Resensi Azab Dan Sengsara PDF Analisis Novel Azab dan Sengsara Analisis Novel Azab Dan Sengsara PDF Sinopsis Novel Azab Dan Sengsara Analisis Novel Azab Dan Sengsara Azab dan Sengsara by Merari Siregar Periodisasi sastra angkatan balai pustaka 20 APRESIASI SASTRA Resensi Novel Azab dan Sengsara Jual Novel AZAB DAN SENGSARA RESENSI NOVEL AZAB DAN SENGSARA - ppt download PPT - RESENSI NOVEL AZAB DAN SENGSARA PowerPoint Presentation, free download - ID3867485 Analisis Novel “Azab dan Sengsara” – Konspirasi Semesta MENGUNGKAP MAKNA YANG TERSIRAT DALAM SURAT CINTANYA NOVEL AZAB DAN SE… PPT - RESENSI NOVEL AZAB DAN SENGSARA Karya Merari Siregar PowerPoint Presentation - ID3711871 Resensi Novel Azab dan Sengsara Karya Merari Siregar - TIADA MASALAH TANPA SOLUSI Azab Dan Sengsara PDF Analisis Novel Azab dan Sengsara DOC Apresiasi Novel - Azab dan Sengsara karya Merari Siregar Risnasari Rosman - Warna Lokal Batak Angkola Dalam Novel “Azab Dan Sengsara” Karya Merari Siregar ![Review Buku] Azab dan Sengsara Bukan Siti Nurbaya tapi Mariamin - Rani R Tyas’s journal] Review Buku] Azab dan Sengsara Bukan Siti Nurbaya tapi Mariamin - Rani R Tyas’s journal power point menanalisis novel ANALISIS NOVEL AZAB DAN SENGSARA KARYA MERARI SIREGAR - MENGUNGKAP MAKNA YANG TERSIRAT DALAM SURAT CINTANYA NOVEL AZAB DAN SE… MENGUNGKAP MAKNA YANG TERSIRAT DALAM SURAT CINTANYA NOVEL AZAB DAN SE… MAJAS SIMILE DALAM NOVEL AZAB DAN SENGSARA KARYA MERARI SIREGAR Felta Lafamane Universitas Haluoleo Fakultas Sastra PENDAHULUAN Sinopsis Novel Azab Dan Sengsara MENGUNGKAP MAKNA YANG TERSIRAT DALAM SURAT CINTANYA NOVEL AZAB DAN SE… Analisis Novel “Azab dan Sengsara” Karya Merari Siregar - YouTube Ringkasan Novel Azab Dan Sengsara1 PDF Badan Bahasa Analisis Novel Azab dan Sengsara IDENTIFIKASI MASALAH SOSIAL DALAM NOVEL AZAB DAN SENGSARA KARYA MERARI SIREGAR DOC Analisis Novel Azab dan Sengsara Nurul Hidayati - analisis novel azab dan sengsara karyamerari siregar - YouTube Analisis Novel Azab Dan Sengsara Analisis Novel Sengsara Membawa Nikmat – Dengan Sinopsis Azab Dan Sengsara Sinopsis Novel Angkatan 45 - Perangkat Sekolah Azab dan Sengsara by Merari Siregar PDF Pemakaian Bahasa Melayu dari Novel berjudul “Azab dan Sengsara” karya Merari Siregar Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Bahasa Indonesia nurul amalia - Sinopsis dan Unsur – Unsur Intrinsik Novel “ Di Bawah Lindungan Ka’bah” karya HAMKA Diajukan Memenuhi Tugas Mata Kuliah Apresiasi Sastra Indonesia. - ppt download Analisis Novel Azab dan Sengsara Analisis Novel Azab Dan Sengsara Analisis Novel “Azab dan Sengsara” – Konspirasi Semesta DOC UNSUR-UNSUR BUDAYA BATAK ANGKOLA DI DALAM NOVEL " AZAB DAN SENGSARA " KARYA MERARI SIREGAR Hatijah Ijha - Novel Angkatan 20 An Azab Dan Sengsara Jual ~ buku Novel Sengsara Membawa nikmat - Jakarta Barat - naeva_shop Tokopedia Jual SASTRA AZAB DAN SENGSARA - Jakarta Pusat - TB Omju Tokopedia ANALISIS UNSUR INTRINSIK NOVEL INDONESIA Analisis Novel Azab dan Sengsara Skripsi Nilai Moral Dalam Novel – SKRIPSI Nilai dalam Novel Azab dan Sengsara’ Karya Merari Siregar Jual Buku Murah azab dan sengsara - Kota Bandung - bukukw Tokopedia PPT – RESENSI NOVEL AZAB DAN SENGSARA Karya Merari Siregar PowerPoint presentation free to view - id 46efc7-NmVlM Tangan Takdir dalam Si Jamin dan Si Johan karya Merari Siregar karya R. Abdul Azis Resensi Novel Angkatan 20 PERUBAHAN MAKNA DALAM NOVEL AZAB DAN SENGSARA KARYA MERARI SIREGAR SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA I Analisis Novel Azab dan Sengsara SINOPSIS NOVEL “SALAH ASUHAN” karya Abdul Muis - PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI JARI KAMU Analisis Novel “Azab dan Sengsara” – Konspirasi Semesta Buku BINDO C-15 Berani Menyampaikan Bagian KEDUA KONSTITUSI PARARUBIAH SENGSARA YESUS .akan sengsara Yesus tetap hidup dalam keterbatasan - [PDF Document] DAFTAR PUSTAKA Afifudin dan Beni Ahmad Saebani. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung Pustaka Setia. Agung, Ade Muha Azab Dan Sengsara Merari Siregar Analisis Novel Azab dan Sengsara Sinopsis dan Unsur – Unsur Intrinsik Novel “ Di Bawah Lindungan Ka’bah” karya HAMKA Diajukan Memenuhi Tugas Mata Kuliah Apresiasi Sastra Indonesia. - ppt download Sengsara Membawa Nikmat by Tulis Sutan Sati 25+ Contoh sinopsis novel brainly ideas in 2021 Cerita Sinopsis - JudulAZAB DAN SENGSARA Penulis Merari Siregar Tahun 1920 Novel yang berjudul \u201cAzab dan Sengsara\u201d karya Merari Siregar ini Course Hero Karakteristik Karya Sastra Indonesia Tiap Angkatan PPT - Resensi Novel PowerPoint Presentation, free download - ID4520276 DILUPUTKAN DARI MASA SENGSARA BESAR - 1 DILUPUTKAN DARI MASA… Bicara soal pengangkatan, ada beberapa - [PDF Document] Analisis Novel Azab dan Sengsara ANALISIS NOVEL ”AZAB DAN SENGSARA” OLEH FAISAL EFENDI SENGSARA MEMBAWA NIKMAT, Derita Midun Si Pemuda Baik Hati by Jono Swara Medium Analisis Novel “Azab dan Sengsara” – Konspirasi Semesta Jual SITI NURBAYA - MARAH RUSLI - Kota Yogyakarta - PONDOK BUKU Tokopedia PDF Risman Iye dan Susiati Nilai Edukatif dalam Novel Sebait Cinta di Bawah … NILAI EDUKATIF DALAM NOVEL SEBAIT CINTA DI BAWAH LANGIT KAIRO KARYA MAHMUD JAUHARI ALI Educative Values in Sebait PROSA JAWA MODERN Jenis Karya Sastra 1 Puisi Ringkesan Novel Sunda - Perangkat Sekolah Analisis novel Azab Dan Sengsara - Merari Siregar - AF-Production SEJARAH DAN FIKSI DALAM DUA NOVEL KARYA KWEE TEK HOAY SEBUAH TINJAUAN SASTRA SEJARAH THE HISTORY AND FICTION IN TWO NOVELS BY K Analisis Novel “Azab dan Sengsara” – Konspirasi Semesta Belanda Butuh Alat Propaganda, Lahirlah Balai Pustaka Sastra Indonesia - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Jual Sirkuit Kemelut - Ashadi Siregar di Lapak Buku Beta Bukalapak Sinopsis Atheis karya Achdiat K. Miharja MJ Brigaseli ANALISIS NOVEL “AZAB DAN SENGSARA” Jual Novel SITI NURBAYA Karya MARAH RUSLI Analisis Novel “Azab dan Sengsara” – Konspirasi Semesta Top PDF Budaya Lokal dalam Novel Matahari di Atas Gilli Karya Lintang Sugianto - PDF NILAI-NILAI MORAL DALAM TOKOH UTAMA PADA NOVEL SATIN MERAH KARYA BRAHMANTO ANINDITO DAN RIE YANTI Moral Values in Main Characters in Satin Merin Novel Brahmanto Anindito and Rie Yanti Sengsara Membawa Nikmat by Tulis Sutan Sati ▷ Analisis Novel Sengsara Membawa Nikmat 1. Identitas Novel Judul Azab dan Sengsara Pengarang Merari Siregar Penerbit PT Balai Pustaka persero Cetakan 30 Tahun 2010 Cetakan Pertama 1936 Karena pergaulan mereka sejak kecil dan hubungan saudara sepupu, antara Mariamin dan Aminuddin terjadilah jalinan cinta. Ibu Mariamin, Nuria menyetujui hubungan itu karena Aminuddin adalah seorang anak yang baik budinya lagipula ia ingin putrinya dapat hidup berbahagia tidak selalu menderita oleh kemiskinan mereka. Orang tuanya Amiuddin adalah seorang kepala kampung,bangsawan kaya dan disegani oleh bawahannya karena sifatnya yang mulia dan kerajinan kerjanya. Ayahnya bernama Baginda Diatas dan sifatnya menurun pada anaknya. Sedangkan keluarga Mariamin adalah keluarga miskin disebabkan oleh tingkah laku ayahnya almarhum yang suka berjudi, pemarah, mau menang sendiri,dan suka berbicara kasar. Akibatnya keluarganya jauh miskin hingga akhir hayatnya, Tohir Sultan Baringin mengalami nasib sengsara. Hubungan mereka ternyata tidak mendapat restu dari Baginda Diatas karena keluarga Mariamim adalah keluarga miskin bukan dari golongan bangsawan. Suatu ketika Aminuddin memutuskan untuk pergi meninggalkan Sipirok pergi ke Deli Medan untuk bekerja dan berjanji pada kekasihnya untuk menikah jika saatnya dia telah mampu menghidupinya. Sepeninggal Aminuddin, Mariamin sering berkirim surat dengan Aminuddin. Dan ia selalu menolak lamaran yang datang untuk meminangnya karena kesetiaannya pada Aminuddin. Setelah mendapat pekerjaan di Medan Aminuddin mengirim surat untuk meminta Mariamin untuk menyusulnya dan menjadi istrinya. Kabar itu disetujui oleh ibunya Aminuddin ,akan tetapi Baginda Diatas supaya tidak menyakiti hati istinya diam-diam pergi ke dukunmenanyakan siapakah jodoh sebenarnya Aminuddin. Maka dikatakannya bahwa Mariamin bukanlah jodoh Aminuddin melainkan seorang putri kepala kampung yang kaya dan cantik maaf dan menyesali segala perbuatanya setelah melihat sifat-sifat Mariamin yang baik. Beberapa bulan kemudian Mariamin dinikahkan oleh seorang kerani yang belum dikenalnya,bernama Kasibun. Yang ternyata Tanpa sepengetahuan Aminuddin, Baginda Diatas membawa calon menantunya hendak dijodohkan dengan Aminuddin di Medan. Ternyata Aminuddin kecewa mendapat bukan pilihannya, akan tetapi ia tidak dapat menolak keinginan ayahnya serta adat istiadat yang kuat. Kemudian diberitahukan Mariamin bahwa pernikahannya tidak berdasarkan cinta dan ia minta maaf serta bersabar menerima cobaan ini. Mariamin jatuh sakit karena cintanya yang terhalang. Suatu hari Baginda Diatas datang hendak minta diketahui ia baru menceraikan istrinya di Medan untuk mengawini Mariamin. Suatu ketika Aminuddin mengunjungi Mariamin di rumahnya, namun menimbulkan kecurigaan dan rasa cemburu dalam diri Kasibun. Kemudian Kasibun menyiksa Mariamin dan merasa tidak tahan hidup bersama suaminya,ia kemudian melapor pada polisi dan suaminya kalah perkara dengan membayar denda. Kasibun harus mengaku bersalah dan merelakan bercerai darinya. Mariamin merasa bersedih dan ia pulang ke Sipirok rumah ibunya. Badannya kurus dan sakit-sakitan, hingga akhirnya meninggal dunia dengan amat sengsara. 3. Alur ö alur awal º Sutan Baringin jatuh miskin Akan tetapi karena ia sangat suka berpekara, maka harta yang banyak itu habis,sawah dan kerbau terjual, akan penutup ongkos-ongkos perkara, akhir-akhirnya.......jatuh miskin, sedang yang dicarinya dalam perkara itu tiada seberapa, bila dibandingkan dengan kerugiannya.halaman 25 º Mariamin dan Aminudin menjalin hubungan “Masih disisni kau rupanya, Riam,”tanya seorang muda yang menghampiri batu tempat duduk gadis itu. Yang ditanya terkejjut seraya memandang kepada yang datan itu. halaman 3-4 ö alur tengah º Aminudin dijodohkan dengan orang batak Sekarang sampailah tulisannku ini kepada kabar meremukan hatimu. Ayah kita sudah datang ke medan membawa anak yang lain, dan kawan sehidupku. halaman 153 º Mariamin menikah dengan Kasibun Kesudahannya ia kawin dngan orang muda dari Padangsidempuan, orang muda yang tiada dikenalnya, orang muda yang tiada dicintainya, jodoh yang tak disukainya. halaman 162 ö alur akhir º Mariamin meninggal Hidup Mariamin, pokok cerita ini, telah habis, dan kesengsaraannya di duni ini telah berkesudahan! Lihatlah kuburan yang baru itu! Tanahnya masih merah....itulah tempat Mariamin, anak dara yang saleh itu, untuk beristirahat selama-lamanya. halaman 185 4. Pelaku ¾ Penokohan protagonis º perhatian “Tidak, Mak;ia ada di dapur, nanti kusuruh dia kemari, supaya ada kawan Mak di sini.” Setelah Mariamin menuangkan obat maknya ke dalam cangkir dan cangkir itu diletakkannya dekat si sakit, ia pun pergilah ke dapur akan bertanak.” halaman 7 2. Aminudin protagonis º ramah “Tak usah, riam,” jawab orang muda itu,”Saya datang ini hanya hendak bersua dengan kau sebenatr ini saya hendak pergi ke rumah seorang sahabatku yang baru datang dari Deli.” halaman 4 3. Ibu Mariaminprotagonis º sabar “Ya, anakku! Sudah jauhlan berkurang rasanya penyakitku, kekkuatanku pun sudah bertambah,” jawab si ibu dengan suara yang menghiburkan hati anaknya. halaman 7 4. Sutan Baringin antagonis º suka menghamburkan uang Akan tetapi karena ia sangat suka berpekara, maka harta yang banyak itu habis,sawah dan kerbau terjual, akan penutup ongkos-ongkos perkara, akhir-akhirnya.......jatuh miskin,halaman 24 diatas protagonis º perhatian “Sudahkah tertidur aminuddin?” tanya suaminya setelah sejurus panjang lamanya ia termenung. halaman 22 6. Ibu Aminuddin protagonis º ramah “Adinda rasa sudah,” sahut istrinya.” Tadi ssudah makan, ia terus pergi ke kamarnya, karena ia sudah payah benar bekerja sehari. halaman 23 7. Marah Saitantagonis º penghasut “itu mudah,” jawab Marah Sait serta tersenyum-senyum.”Bukankah sudah lebih dua puluh tahun ia di rantau? Kalau nanti ditang,katakan saja ia bukan bersaudara dengan enkgakau.halaman 98 8. Kasibun protagonis º jahat Ya, kalau dikatakan laki-laki itu buas dan ganas tabiatnya, kasar disengar telinga, tetapi tiada salahnya lagi. halaman 98 a. Penamaan º Mariamin menunjukan nama orang Sipirok, Sumatra Utara Mariamin, begitulah nama gadis itu dan ia dipanggilkan orang Riam, mengamat-amati muka orang muda itu. halaman 4 º Aminuddin menunjukan nama orang Sipirok, Sumatra Utara “Apalah salahnya, Aminu’ddin, naik sebenatar, karena Mak kita pun sudah lama hendak bersua dengan Kakak.” .halaman 4 b. pemerian º muda remaja Perempuan itu sedang muda remaja. Ia duduk memandang ke pohon beringin yang tepi sungai itu. Akan tetapi, pandangnya itu lain, yakni matanya saja yang menatap ke sana, tetapi daun beringin yang bergoyang-goyang itu tak tampak pada matanya, karena ada sesuatu yang dipikirkannya. .halaman 2 º perempuan muda “Mengapa Angkangbertanya lagi?” jawab Mariamin, perempuan muda itu dengan suara yang lembut, karena itulah kebiasaannya; jarang atau belumlah pernah ia berkata marah-marah atau merengut, selamanya dengan ramah tamah, lebih-lebih di hadapan anak muda, sahabatnya yang karib itu. halaman 4 c. pernyataan tokoh lain º pikiran Mariamin tentang Kasibun Patutlah ia pucat dan kurus,” kata Mariamin pula dalam hatinya,” Seharusnyalah saya menjaga diriku supaya jangan menjangkit penyakitnya itu kepadaku. halaman 169 º pikiran ibunda Mariamin .....,” Demikianlah harapan ibu, akan tetapi anaku ini sudah tentu melarat di belakang hari, meskipun mereka itu tiada Allah, ya, Tuhanku, janganlahlah balas dosa orang tuanya kepada umat-Mu yang tiada bersalah ini halaman 112 d. Percakapan dialog dan monolog ¾ dialog º percakapan Mariamin dengan Aminuddin “Marilah kita naik, Angkang!” “Tak usah, riam,” jawab orang muda itu,”Saya datang ini hanya hendak bersua dengan kau sebenatr ini saya hendak pergi ke rumah seorang sahabatku yang baru datang dari Deli.” halaman 4 º percakapan Aminuddin dengan Mariamin “Bukankah engkau bersungut-sungut tadi?” tanya Aminuddin,” waktu itu kau berkata amatlah sakitnya jadi perempuan.” “pabila?” “Waktu kita menyiangi sawah tadi.” “Ya, apa sebabnya Angkakng menanyakan itu?” “O, bukan; saya hanya hendak memberi nasihat saja,yakni, haruslah kita sabar menerima pemberian Allah,” halaman 38 ¾ monolog º pikiran ibunda Mariamin Ia memandang muka Mariamin dengan mata yang menunjukan, betapa besar cintanya dan kasih sayangnya kepada anaknya itu.” Ya Allah,ya Tuhanku, kasihanilah hamba-Mu yang miskin ini,” mengucap ia di dalam hatinya, setelah anaknya pergi ke dapur. halaman 7-8 º pikiran ibunda Mariamin “ Pada waktu dahulu sudah tentu saya mendapat pemeliharaan yang senang, kalau saya sakit,” kata perempuan itu dalam hatinya. halaman 8 e. Tingkah laku tokoh º Mariamin diawalal cerita digambarkan sebagai anak yang baik dan penurut namun dikahir cerita Mariamin dikisahkan meninggal memprihatinkan. Setelah Mariamin menuangkan obat maknya ke dalam cangkir dan cangkir itu diletakkannya dekat si sakit, ia pun pergilah ke dapur akan bertanak.halaman 7 Lihatlah kuburan yang baru itu! Tanahnya masih merah....itulah tempat Mariamin, anak dara yang saleh itu, untuk beristirahat selama-lamanya. halaman 185 º Aminuddin di awal cerita digambarkan sebagai seorang yang baik ramh suka menolong namun di akhir cerita dia memilih menikah dengan wanita pilihan orang tuanya. “Tak usah, riam,” jawab orang muda itu,”Saya datang ini hanya hendak bersua dengan kau sebenatr ini saya hendak pergi ke rumah seorang sahabatku yang baru datang dari Deli.” halaman 4 Sekarang sampailah tulisannku ini kepada kabar meremukan hatimu. Ayah kita sudah satang ke medan membawa anak yang lain, dan kawan sehidupku. halaman 153 5. Latar a. rumah º rumah Sutan Baringin Jalan dan lorong makin sedang sembahyanh Magrib dalam mesjid besar dan perempuan tengah bertanak hendak menyediakan makanan untuknya tetapi siapah yang duduk disana, di sebelah rusuk rumah yang beratap ijuk dekat sungai yang mengalir di tengah-tengah kota Sipirok itu? halaman 2 º rumah orang tua Mariamin Dalam rumah kecil yang tersebut sudah sunyi, karena semua sudah diam, masing-masing tidur dengan nyenyaknya. Hanyalah lampau kecil yang terpasang di tepi dinding itu yang masih menyala dan cahayanya yang suram itu mencoba-coba melawan dan mengusir kekuatan dewi malam yang memerintahkan alam ini. halaman 16 b. alam sekitar º pemandangan kota Sipirok sore Dari yang panas itu berangsur-angsur menjadi dingin, karena matahari, raja siang itu, akan masuk ke dalam peraduannya, ke balik Gunung Sibualbuali, yang menjadi watas dataran tinggi Sipirok yang bagus itu. halaman 1 º Pemandangan kota Sipirok semakin sore Maka angin pun bertambahlah sedikit kerasnya, sehingga daun dan perlahan-lahan sebagai menunjukan kegirangannya, karena cahaya yang panas itu sudah bertukar dengan hawa yang sejuk dan nyaman rasanya.halaman 1 6. Tema ¾ sosial º perjodohan antara Aminudin dan orang Batak Sekarang sampailah tulisannku ini kepada kabar meremukan hatimu. Ayah kita sudah datang ke medan membawa anak yang lain, dan kawan sehidupku. halaman 153 º Mariamin menikah dengan Kasibun yang bengis Kesudahannya ia kawin dngan orang muda dari Padangsidempuan, orang muda yang tiada dikenalnya, orang muda yang tiada dicintainya, jodoh yang tak disukainya. halaman 162 º Sutan Baringin yang serakah dan suka berfoya-foya sehingga akhirnya jatuh miskin Akan tetapi karena ia sangat suka berpekara, maka harta yang banyak itu habis,sawah dan kerbau terjual, akan penutup ongkos-ongkos perkara, akhir-akhirnya.......jatuh miskin, sedang yang dicarinya dalam perkara itu tiada seberapa, bila dibandingkan dengan kerugiannya.halaman 25 7. Nilai ¾ nilai agama Marilah kita menyerahkan diri kepada Tuhan Yang Esa,” ujar orang muda itu, seraya menjabat tangan anak dara kecintaannya itu. halaman 7 ¾ nilai sosial º perjodohan Aminuddin dengan orang batak halaman 155 Sekarang sampailah tulisannku ini kepada kabar meremukan hatimu. Ayah kita sudah datang ke medan membawa anak yang lain, dan kawan sehidupku. halaman 153 º Mariamin dijodohkan karena sudah dewasa Kesudahannya ia kawin dngan orang muda dari Padangsidempuan, orang muda yang tiada dikenalnya, orang muda yang tiada dicintainya, jodoh yang tak disukainya. halaman 162 ¾ nilai budaya º Adat Minangkabau melarang pernikahan yang satu marga Maka barang siapa yang hendak kawin, tiadalah boleh mengambil orang yang semarga dengan dia. Umpanya laki-laki marga Siregar tiada boleh mengambil perempuan maraga siregar, meskiun mereka itu sudah jauh antaranya;artinya nenek-nenek moyang mereka itu, yang hidup beratus-satus tahun dahulu, yang bersaudara. halaman 139 8. Sikap pengarang º Merari Siregar ingin menggambarkan adat Minangkabau yang keras º pengarang juga ingin menggambarkan keserakahan Sutan Baringin sehingga mengakibatkan Azab dan kemelaratan bagi keluargananya º Pengarang juga ingin menggambarkan kerasnya adat Minangkabau membuat Mariamin semakin sengsara karena adat Minangkabau yang melarang menikah dengan semarga akhirnya Mariamin menikah dengan Kasibun yang bengis. 9. Tipe novel º sosial, karena banyak menceritakan kawin paksa, keserakahan, kemelaratan, kesengsaraan dan lika=liku hidup berumah tangga, DAFTAR PUSTAKA Siregar, Merari, Azab dan Pt Balai Pustaka Indonesia, 2010 0% found this document useful 0 votes129 views5 pagesDescriptionAnalisisis Novel Azab Dan sengsaraCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes129 views5 pagesAnalisis Novel Azab Dan SengsaraJump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.